tulisan ini bersumber dari buku YAHUDI MENGAPA MEREKA BERPRESTASI karya K.H. TOTO TASMARA
penulis hanyalah seorang newbi yang sedang belajar menulis dib log, maka karena ini adalah bahasan yang sangat sensitive
maka penulis mengutip tulisan yang ada dibuku YAHUDI MENGAPA MEREKA BERPRESTASI karya K.H. TOTO TASMARA
semoga beliau memberi izin
nah
teman teman semua, jika teman teman sudah menonton video atau membaca
artikel tentang konspirasi yang dilakukan oleh elite elit yahudi, maka
akan muncul pertanyaan, bagaimana mereka bisa mencapai prestasi sebesar
itu? Maka dalam tulisan ini saya akan mencoba untuk menjelaskan apa yang
membuat mereka berprestasi.
Ada
aksi ada reaksi, ada sebab ada musabab, ada sesuatu yang mempengaruhi
terhadap sesuatu yang lain. Ada 3 hal utama yang mempengaruhi
kepribadian, karakter, sifat, moral orang-orang yahudi :
1. Pengaruh Kabbala
Ajaran
mistik yahudi (kabbala) lahir dari hidup yang penuh dengan kegetiran
(krisis) yang merupakan prasyarat untuk kehadiran tuhan ke muka bumi
ini. Dalam kegetiran itu, ia harus melakukan pengosongan diri (tzimtzum)
untuk menuju shekinah, yaitu memberi jalan kedatangan tuhan (dalam istilah Kristen disebut maranatha).
Tetapi pengosongan diri bukanlah sesuatu yang pasif, melainkan harus
berupanya untuk melakukan perubahan dan mengolah dunia menuju pada
restorasi. New World Order.
Mitos
sebagai manusia pilihan tuhan dan kerja keras untuk merestorasi dunia
(tikkun olam) sebagai sarana mengundang messiah merupakan motivasi yang
sangat kuat bagi orang yahudi. Mereka sangat yakin messiah akan
memuliakan bangsa yahudi dan mampu memperoleh kedudukan serta kekuasaan
sebagaimana Talmud menjelaskan, “bila kelak messiah datang,setiap orang
yahudi akan memiliki 2.800 budak” (Simeon Haddarsen, 56-D)
Inilah
mitos yang ditafsirkan secara mistik oleh para kabbalis, mereka merasa
kaum yahudi benar benar pilihan tuhan. Dan berusaha keras sekuat tenaga
dan pikiran untuk mweujudkan impiannya itu, dan yakin bahwa suatu saat
mereka akan mampu menundukkan dunia dan mengawasi dunia untuk
kepentingan mereka.
2. Milleniarisme dan Mesianisme
Milleniarisme
dan Mesianisme adalah sebuah paham yang berasal dari kaum yahudi,
sebagaimana ditulis dalam kitab Daniel yang ditulis 165 tahun SM. Pada
saat pemberontakan Maccabean, semangat milleniarisme menjadi sumber
motivasi kaum yahudi melawan yunani. Begitu juga peperangan antara
Yahudi dan Romawi dari tahun 63 SM – 72 Masehi, dibangun melalui ramalan
atau apocalypsis Baruch yang meramalkan bahwa tak lama lagi Messiah
akan datang. Mitos milleniarian dibutuhkan untuk membangkitkan gairah
motivasi melawan penjajahan Romawi.
Karenanya,
tidak aneh bila masyarakat Yahudi kemudian menemukan sosok pengibur
pada tokoh mistikus Kabbala Lurianic dan Shabati Zevi yang bahkan
diyakini orang-orang Yahudi sebagai sosok Messiah. Harapan ini pula
kemudian menjadi motivasi yang sangat kuat bagi orang-orang Yahudi untuk
tetap survive.
3. Penderitaan dan Kecerdasan Yahudi
Seperti
yang kita tahu baha kaum Yahudi pernah dijajah oleh Kaum Babilonia dan
Romawi dan juga diusirnya Yahudi dari eropa. Pengalaman hidup yang pahit
serta kemampuannya menghadapi tantangan sebagai bagian dari seleksi
alam tersebut telah membawa pada suatuhipotesa bahwa orang yahudi itu
cerdas karena mereka ulet dan optimis dalam menghadapi penderitaanuntuk
bertahan hidup.tekanan hidup, kegetiran, dan bahaya yang mengancam
dirinya sebagai kaum minoritas mengantarkan mereka mampu mengantisipasi
setiap krisi yang dihadapinya.
Perjuangan,
kepedihan, dan upaya untuk melawan musuh ternyata melahirkan atau
membentuk genetika yang unik pada diri mereka. Genetika unik itu
dimungkinkan oleh caranya orang yahudi mempertahankan keturunannya.
Secara sangat fanatik mereka memandang dirinya sebagai bangsa yang
unggul dan krenanya tidak mungkin melakukan pernikahan dengan non-Yahudi
karena akan merusak tatanan kehidupannya sebagai orang pilihan.




Posting Komentar